Musik di dunia terus berkembang, tetapi juga lagu-lagu rohani tidak kalah, sebab untuk kemuliaan Tuhan.

Banyak sekali hal positif kalau kita mendengarkan lagu-lagu rohani : pertama kita ingin relax atau terhibur bukan? Tetapi bukan itu saja. Sama seperti kita membaca Alkitab dan iman kita dikuatkan, mendengar lagu rohani yang berisi Firman Tuhan dan kesaksian/pengalaman yang membangun dari pencipta –pencipta lagu rohani akan juga membangkitkan iman kita, menghiburkan hati yang susah dan menjaga pikiran kita tetap terfokus kepada Tuhan. Hal –hal positif tersebut tidak kita dapatkan dengan mendengarkan lagu – lagu dunia, apalagi yang berisi keluhan, protes, frustasi, kata-kata yang jorok dan hal-hal negatif lainnya.

Karena itu dimanapun, kapanpun, Alkitab mengajarkan kita untuk selalu memuji Tuhan, yang berarti menyanyi atau juga sekedar menikmati lagu – lagu pujian bagi Tuhan.

Pakai CD player atau tape kita untuk mengalunkan lagu – lagu rohani baik di rumah atau di mobil. Atau dengarkan radio-radio rohani misalnya : The Fish 103.9 fm, Klove fm (musik contemporary radio di Sacramento) atau radio-radio rohani favorit anda lainnya.

Nah info berikut buat mereka yang senang mendengarkan lagu sambil online. Kalau engkau termasuk yang ‘Jesus Freak’ (istilah untuk mereka yang mencintai Tuhan sepenuh hati, terutama di kalangan anak muda) yang berarti juga ‘Christian Music Freak’ (yang hobinya menyanyi dan dengerin  lagu-lagu rohani) bisa membuka alamat-alamat berikut saat sedang online.

1039thefish.com, klove.com, klty.com, air1.com (musik-musik contemporary), allworship.com, eprayzeradio.com (gospel-tradisional worship).

Mazmur 98:7-9, “Biarlah laut serta isinya, dunia…, sungai-sungai bertepuk tangan, gunung-gunung bersorak-sorai… di hadapan Tuhan.”

Waktu Rebecca St. James mendapat kesempatan kembali ke Australia (di mana ia dibesarkan), ia mendengar berita bahwa seorang teman dekatnya yang pernah sama-sama dalam pelayanan telah meninggalkan imannya kepada Tuhan, timbul gejolak di dalam hatinya jika ia mendapat satu kesempatan saja untuk mengatakan satu hal ini kepada temannya (if I had one chance to tell you something, yang menjadi salah satu judul albumnya).

Hal itu terus bergejolak di dalam hatinya yang kemudian ia tumpahkan di dalam bentuk lagu dengan judul lagu tersebut merupakan kata-kata yang pertama-tama ingin ia sampaikan kepada temannya yang telah jauh dari Tuhan tadi………..  You are loved.

Bagaimana dengan kita?

Saya sangat tersentuh dengan kesaksian Rebecca tadi dan mendorong semua kita membagikan pesan ini kepada teman-teman kita yang sedang jauh dari Tuhan: Tuhan mengasihi engkau. Sebab Tuhan adalah kasih, Ia selalu akan menerima engkau bila engkau datang kembali kepadaNya.

Berikut foto-foto Rebecca St. James saat ia berada di Sacramento 16 Feb 2006, tampil bersama Jadon Lavik dan juga Barlow Girl (tiga kakak beradik/sisters: ketiga-tiganya penyanyi dan pemain musik; seorang bermain gitar melody, yang satu bass juga keyboard dan seorang lagi pada drum).

1724scdC461scdB1d1scd

                                                   

                               

      

          

            

Rebecca St. James. Penyanyi bersuara khas ini, dikenal bukan hanya di kalangan gereja. Ia terlibat dalam penulisan lirik dan sekaligus penyanyi pada soundtrack film Narnia.

Good voice and great massages. Tidak hanya lewat lagu, lewat kesaksiannya juga pelayananya, ia banyak mendorong kita untuk terlibat ‘Compassion’ yaitu sebuah pelayanan ‘anak asuh’ yang berdasarkan informasi yang diterima redaksi pelayanan ini telah menjangkau sampai ke wilayah Ongkaw Minahasa (sementara sebagian kita malah tidak tahu di mana Ongkaw).