From Sacramento with Love. Salam dalam kasih Tuhan Yesus Kristus. Terima kasih telah mengunjungi website kami ini. Semoga apa yang kami dapat bagikan melalui website dapat menghibur juga membangun. Visit us back soon. Dan jangan lupa kunjungi juga 360.yahoo.com/gpdisacramento. Tuhan memberkati. Sacramento terletak di central California sebagai ibukota California, 80 miles utara San Francisco.
Gembala dan jemaat GPdI Sacramento mengucapkan
Selamat Hari Natal 25 Desember 2005
dan
Tahun Baru 1 Januari 2006
May all the days of all the years that God may have in store be filled with joy and peace to bless you more and more.
“Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang”
( Lukas 19:10)
Pada bulan Desember ini kita sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan Natal. Mungkin kita sudah membeli atau mengeluarkan Pohon Terang untuk kita dekorasi dengan berbagai ornamen yang gemerlapan seperti emas prada. Pada saat-saat seperti ini, ditengah-tengah kesibukan kita, jangan sampai kita terjebak oleh aktivitas Natal tanpa memahami makna Natal yang sebenarnya. Untuk menghindari hal itu kita bisa berdoa demikian: “Tuhan, bebaskan saya dari gemerlapnya Natal – dan beri saya Kristus.”
Dengan airmata bercucuran, kita dapat secara jujur bertanya,”Siapa yang dapat dipuaskan dengan emas permata jika dia telah mengenal kedalaman Natal?” Sebab tidak ada yang lebih berharga dari keselamatan yang ditawarkan Tuhan Yesus lewat kedatanganNya ke dunia.
Saya menerima email yang menggambarkan bagaimana sibuknya kita mempersiapkan perayaan Natal dan Tahun baru tetapi, melupakan pusat Natal itu sendiri. Email itu memberikan saya ide untuk membuat drama spontan sebagai ilustrasi khotbah mengembalikan kita kepada makna Natal yang paling utama. Lihat “Drama spontan ‘Ia Yang Terlupakan’.”
Apa makna Natal yang paling utama? Yesus Kristus itu sendiri. Dan ayat kita tadi berkata bahwa Ia datang untuk mencari dan menyelamatkan saya dan saudara atau siapa saja yang terhilang. Jangan sampai musim Natal ini berlalu dan kita tetap ‘orang yang terhilang’.
Yesus sedang mencari engkau saat ini; Ia datang menyelamatkan engkau.
Selamat Natal dan tahun baru, Tuhan Yesus mengasihi engkau.
Berikut ini drama yang bisa anda tampilkan secara spontan yang dapat membantu kita berkaca (melihat kepada diri kita sendiri) bagaimana kita memahami Natal bukan hanya sebagai suatu perayaan.
Narasi: Yesus tentu senang kalau melihat pada bulan Desember setiap tahun orang akan mengingat akan kelahiranNya. Pesta-pesta atau party yang meriah dipersiapkan. Hiasan-hiasan di mana-mana. Makanan yang enak-enak mulai dipesan (yang ini tidak pernah ketinggalan); bahkan sejak bulan November (takut kehabisan) wow! Coba dengarkan percakapan berikut (maaf, bahasa yang dipakai disini memakai bahasa gaul atau bahasa sehari-hari anak muda):
PRIA 1.& 3.“HEY, WHAT’S UP MAN….”. PRIA 2..“WHAT’S UP MAN”. PRIA 1..“KEMANA AJA?”. PRIA 2..“OVERTIME MAN…TWENTY HOURS PERDAY SEVEN DAY A WEEK.” PRIA 1..“MUCHO DINERO MAN..”. PRIA 3..“TAJIR NIH TEMEN KITE….”. PRIA 2..“NGAK..MASIH GALI LOBANG TUTUP LOBANG…”. PRIA 1..“DON’T LUPA JANGAN FORGET MAN, PARTY TANGGAL 25”. PRIA 3 “BETUL MAN… ACARANYA RAME BANGET SEMUA BAKAL HADIR DARI ARTIS HOLLYWOO, BOLLYWOOD SAMPAI KARYAWAN PABRIK PLYWOOD.. SEMUA DATANG…PARTYMAN..PARTY…”
PRIA 2..“WAH GIMANA YA… GUA KERJA TERUS..GAK ADA LIBUR..”. PRIA 1..“OH COME ON MAN.. SETAHUN SEKALI… KAPAN LAGI?”. PRIA 2..“OKE DEH KALAU GITU, GUE DATENG BAWA TEMEN-TEMEN LAIN”. PRIA 3..“BENER NIH? JANGAN SAMPE KAGAK DATENG…RUGI LHO….”. PRIA 2..“BERES MAN… PASTI GUA DATANG…”.
Narasi: Undangan kemudian disebarkan ke seluruh penjuru negeri. But wait, ada yang belum mendapat undangan. Siapa? Tante Noni? Bukan. Tanti Noni nanti yang bawa sup brenebon. Siapa?Om Santo juragan tempe? Bukan, dia malah sudah dapat tiga. Jadi siapakah dia yang tidak diundang saudara-saudara? …..Mereka tidak mengundang Yesus.
[Pria-pria tadi kembali maju ke depan dan beradegan sedang berpesta. Musik yang ceria mengalun memenuhi ruangan. Mereka ada yang makan, minum, bernyanyi bercanda satu sama lain]
Narasi: Hari yang ditungu tiba, berpestalah mereka….. Yesus yang tidak diundang berpikir.. ‘Oh mungkin mereka tidak mengundangKu karena ini hari ulang tahunKu yang mereka rayakan. Kalau Aku datang ke rumah mereka berpesta, maka mereka akan menerimaKu’. Kemudian Yesus pergi ke rumah itu. Ia mengetok pintu rumah mereka. Berkali-kali Ia mengetok pintu rumah itu. Tetapi tidak ada satupun yang membukakan dan mengundang Ia masuk. Ia tetap di luar, dan hanya dapat melihat dari balik kaca rumah itu mereka yang sedang berpesta.
DEMIKIANLAH FRAGMENT SPONTAN TENTANG ‘IA YANG BERULANG TAHUN TETAPI IA TIDAK DI UNDANG’.
Ide dan masukan tambahan ke: gpdisacramento@yahoo.com
.Fragment ini telah ditampilkan di Sacramento dan San Francisco secara spontan sebagai ilustrasi kohtbah dengan improfisasi yang berbeda dari setiap pemain/aktor
Pada tanggal 3-5 November lalu pengkohtbah, gembala dan penginjil wanita yang tegas dalam khotbah-khobahnya, Joyce Meyer, mengadakan KKR dan seminar bertempat di gedung Arco Arena (markas Sacramento Kings). Kami mengahadiri KKR ini dua hari (Jumat tanggal 4 dan Sabtu tanggal 5) bersama ribuan jemaat Tuhan di Sacramento area lainnya. Mujizat Tuhan kalau kami walau tiba di acara tersebut agak terlambat tetapi mendapat tempat di bagian depan dan menyaksikan lebih dari 1000 orang (sebagian besar anak muda) maju ke depan menyerahkan hidup mereka kepada Tuhan. Hari-hari itu pujian penyembahan yang luar biasa menggema dari stadion olah raga terbesar di Sacramento itu.
Hari jumat hampir dua jam kami bernyanyi bersama dengan tim musik Delirious? dari Inggris dalam suasana sebagaimana lagu mereka yang sangat kita kenal..’I could sing of Your love forever’.
Seorang ibu (di Indonesia) pernah bertanya kepada saya kenapa Amerika banyak sekali masalah. Mulanya saya tidak mengerti. Kemudian cerita punya cerita yang ia maksudkan ternyata angin topan hurricane, twister, terorisme, dan bencana-bencana alam lain yang lucunya ibu ini tahu dari film-film Hollywood yang menegangkan itu.
Jawaban saya yang saya rasa juga jadi jawaban saudara; tidak ada tempat yang aman dari bencana. Dimana saja atau kapan saja bencana seperti itu bisa terjadi. Tetapi satu hal lagi yang harus kita mengerti bahwa bencana yang Tuhan ijinkan terjadi, baik itu di Amerika, di Indonesia ataupun dibelahan dunia manapun, merupakan teguran agar kita ataupun bangsa yang mengalami bertobat dan meninggalkan sikap atau perbuatan yang menyakiti hati Tuhan.
Pdt. Billy Graham pada hari Jumat 15 September 2001, beberapa hari setelah peristiwa WTC-New York di hadapan presiden George Bush dan petinggi US lainnya, berkhotbah bahwa tindakan itu tidak bermoral, tetapi kita (bangsa Amerika) harus menerima sebagai teguran Tuhan supaya bangsa ini kembali memuliakan Tuhan.(Baca ‘Teguran Tuhan melalui hamba-hambaNya buat Amerika’)
Jutaan orang melihat apel jatuh, tetapi hanya Newton yang bertanya mengapa.
Siapakah Isaac Newton? Ia adalah ilmuwn yang menemukan teori gravitasi. Ia disebut-sebut ilmuwan terbesar yang pernah ada hanya karena ditahun1700-an berkata bahwa ‘gaya yang telah menyebabkan sebuah apel jatuh ke tanah dari pohonnya adalah gaya yang sama yang menyebabkan bulan tetap pada orbitnya mengitari bumi. Gaya itu pula yang menyebabkan bumi dan planet-planet lain mengedari matahari’.
Siapakah kita? Kita adalah anak-anak Tuhan yang tahu melihat teguran Tuhan dan tanda-tanda zaman menjelang kedatangan Tuhan kembali.
.Tulisan ini diambil dari Indonesian Word of Faith Sacramento edisi Oktober ‘05 setelah badai katrina dan rita
..Indonesian Word of Faith Sacramento adalah buletin rohani Indonesia di Sacramento area yang diterbitkan oleh GPdI Sacramento
2 Tawarikh 7:13-14; “Bilamana Aku menutup langit, sehingga tidak ada hujan dan bilamana Aku menyuruh belalang memakan habis hasil bumi, dan bilamana Aku melepaskan penyakit sampar di antara umatKu dan umatKu yang atasnya namaKu disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajahKu, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni mereka, serta memulihkan negeri mereka”.
Berikut ini adalah rangkuman dari khotbah-khotbah hamba-hamba Tuhan yang selalu diulangi supaya Amerika bertobat dan kembali kepada Firman Allah.
1. Tidak menghargai ibadah
Hanya 15 sampai 18 juta orang Amerika yang mengunjungi Gereja tiap Minggu dari lebih dari 200 juta penduduk Amerika. Sebagian bangsa ini telah menjadi Atheis.
2.Sex bebas, rumah tangga tak bermoral dan juga aborsi merajalela
Pada zaman Presiden Bill Clinton, homoseks dan lesbian mendapat hak yang sama dengan manusia normal. Dan sampai saat ini, kelompok ini terus memperjuangkan keberadaannya agar bukan saja diakui tetapi mendapat semua hak yang mereka inginkan, terutama perkawinan antar sesama jenis. Dosa-dosa ini membawa bangsa ini tidak menghargai lagi lembaga pernikahan dan kekudusan rumah tangga menurut etika Alkitab.
3.Manusia kebendaan (Materialistik)
Karena kemajuan teknologi yang pesat, melahirkan masyarakat individual dan konsumerisme yaitu manusia yang menilai segala sesuatu dengan hal- hal kebendaan atau materi dan mengesampingkan kebutuhan rohani.
4.New age movement
Bangsa Amerika yang modern dengan pengetahuan dan teknologi yang Tinggi justru disisi yang lain mulai terjerembab terhadap kepercayaan mis- tik atau takhayul. Seorang pengkhotbah berkata, India mulai berkembang menjadi Amerika dalam teknologi dan gaya hidup masyarakatnya, tetapi Amerika dengan sosio masyarakatnya mulai merosot menjadi seperti India.
5.Kurikulum Psikologi yang merajalela
Karena pengaruh psikologi, kurikulum mata kuliah agama telah lenyap dalam dunia pendidikan formal. Kebenaran psikologi lebih dipercaya dan mengambil alih kebenaran iman dalam Firman Allah.